Pengenalan, iman dan cinta yang mendalam kepada Allah memampukan kita untuk memeluk setiap kesulitan dan penderitaan dalam hidup ini dengan penuh sabar dan gembira.
Masa Prapaskah adalah kesempatan yang baik bagi kita untuk “merevisi” dan memperbaiki kesaksian hidup kita agar sejalan dan selaras dengan iman kita sebagai orang Kristiani.
Totalitas yang dihadirkan Kristus menggambarkan diri-Nya dengan Bapa tidak ada keterpisahan tetapi ada dalam satu relasi kekal.
Yesus berkomitmen dan setia meneladani Allah, Bapa-Nya, untuk terus bekerja dan melayani demi kebaikan dunia dan manusia. Tuhan Yesus tidak bekerja untuk mencari pengakuan atau pujian dari manusia, tetapi untuk menyatakan kehendak Bapa-Nya.
Beginilah cara Yesus menyatakan hati Allah: Dia selalu berbelas kasih kepada semua orang; Dia menyembuhkan luka-luka kita sehingga kita dapat saling mengasihi sebagai saudara.
Selain jumlah rumah, ada unsur-unsur penting lain juga yang dibutuhkan, yang harus diperhatikan sebelum membentuk provinsi, yaitu jumlah anggota yang cukup, kelayakan dan kemandirian ekonomi, karya kerasulan yang memadai dan jauh lebih penting juga adalah kematangan manusiawi misioner para anggota.