Makna Yesus Berjalan di Atas Air menurut Paus Fransiskus

Paus menerangkan, Tuhan Yesus berjalan di atas air berarti Tuhan Yesus menempatkan musuh kita di bawah kaki-Nya. Air danau dan gelombangnya sebagai simbol kuasa kejahatan telah ditaklukkan-Nya di bawah kuasa-Nya.

Umat Allah sedang mendengarkan Paus Fransisus di Saint Peter's Square (13/08/23)

Bacaan Injil Hari Minggu, 13 Agustus 2023 menampilkan Tuhan Yesus berjalan di atas air (Mat 14:22-33). Kita sudah sangat sering mendengarkan perikop bacaan suci ini. Namun, apa makna Yesus berjalan di atas air?

Paus Fransiskus menjelaskan dengan sangat baik dan menarik sebelum mendaraskan doa Angelus di Saint Peter's Square (Minggu, 13/08/23). Menurutnya, peristiwa Tuhan Yesus berjalan di atas air bukanlah ajang unjuk kebolehan. Tuhan Yesus tidak sedang menonjolkan diri-Nya.

Paus menerangkan, Tuhan Yesus berjalan di atas air berarti Tuhan Yesus menempatkan musuh kita di bawah kaki-Nya. Air danau dan gelombangnya sebagai simbol kuasa kejahatan telah ditaklukkan-Nya di bawah kuasa-Nya.

"Jangan takut! Saya telah menempatkan musuhmu di bawah kaki-Ku," tegas Paus Fransiskus memperjelas maksud Tuhan Yesus.

Yang menarik adalah Paus Fransiskus menafsirkan maksud Tuhan Yesus mengatakan "musuhmu" secara progresif. Musuh kita bukan manusia lain. Musuh kita adalah kematian, kuasa jahat, dan dosa. Itulah musuh kita. Persis musuh kita itulah yang telah ditaklukkan Tuhan Yesus di bawah kaki-Nya.

Kenyataan ini membuat kita tidak perlu takut, kata Paus Fransiskus. Kita telah mempunyai jaminan, dan jaminan kita adalah pribadi Tuhan Yesus. Oleh karena itu, yang paling perlu kita lakukan adalah mengudang dan mempersilahkan Dia untuk masuk ke dalam perahu hidup kita, sebagaimana yang telah dilakukan oleh para murid pada peristiwa tragis malam itu di tengah danau.

Jika kita bersedia membuka hati dan mempersilahkan Tuhan Yesus masuk ke dalam perahu hidup kita, maka turbulensi kuasa jahat tidak akan pernah menghancurkan kita. Kita justru akan selamat karena Tuhan Yesus yang telah hadir di dalam perahu hidup kita telah menjinakkan turbulensi tersebut sehingga hidup kita menjadi aman dan nyaman.

(tm)

Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
AGENDA
LINK TERKAIT